Kaum lintas agama dan organisasi antar iman di indonesia
melakukan aksi penolakan dan protes di depan kantor dewan pertimbangan presiden
Jakarta. Penolakan tersebut terkait rencana pemberian penghargaan world statesment award dari appeal
of consience foundation yang akan diberikan
pada akhir mei dua ribu tiga belas oleh pemerintah Amerika Serikat kepada Presiden
Susilo Bambang yudhoyono karena dianggap telah berbuat banyak untuk menjamin
kebebasan beragama di Indonesia. Anggota jemaat GKI YASMIN Bogor, Komunitas
Syiah di Sampang Jawa Timur, jemaat HKBP Filadelfia Bekasi, Komunitas agama
asli Indonesia Sunda pingitan serta puluhan aktivis yang tergabung dalam sobat solidaritas
korban pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, melakukan aksi protes
dengan membawa foto-foto sebagai bentuk intoleransi agama yang mereka alami
beserta spanduk berisi tulisanpenolakan ketidak setujuan terhadap rencana
pemberian penghargaan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kehadiran
mereka diterima dengan baik di halaman kantor Dewan Pertimbangan Presiden oleh
bapak Albert Hasibuan
anggota Wantimpres bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Penyampaian segala bentuk ketidak setujuan tersebut dilanjutkan dengan membacakan
surat berisi protes ketidak setujuan bersama atas penghargaan yang akan
diberikan kepada bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Bapak Albert Hasibuan
tidak memberikan pernyataan apapun kepada pers terkait aksi protes yang
dilakukan oleh kaum lintas agama tersebut. Beliau berjanji akan menyampaikan
tuntutan mereka langsung kepada presiden. Besar harapan kaum lintas agama tersebut
agar presiden berpikir dan bertindak bijaksana demi terwujudnya Indonesia yang
nyaman bagi semua
warga negara. (LCS)

0 komentar:
Posting Komentar